Feature News Untuk Ulangan Tengah Semester

 

Anak SD Memerlukan Bimbingan Belajar

 

Pendekan, Bakipandeyan, Baki, Sukoharjo-

Belajar merupakan proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam interaksinya dengan lingkungan. Perbedaan kemampuan yang dimiliki siswa sering menjadi pemicu munculnya permasalahan dalam belajar,sehingga diperlukan adanya bantuan guru maupun konselor dalam mengatasi permasalahan tersebut.

(Gambar : Kondisi tempat pelaksanaan bimbel saat masih sepi)

Untuk itu adanya bimbingan belajar merupakan solusi untuk membantu dalam dunia pendidikan dan menjadikan siswa menjadi lebih aktif dan terampil. Di Dusun Pendekan RT 03 RW 01, Bakipandeyan, Baki, Sukoharjo, terdapat sebuah tempat bimbingan belajar khusus anak Sekolah Dasar. Bimbingan belajar ini berdiri pada tahun 2019.

Anak-anak Sekolah Dasar yang mengikuti bimbingan belajar di Dusun Pendekan rata-rata tidak belajar dirumah dan hanya belajar ketika di tempat bimbingan belajar saja. Tetapi ada juga diantaranya yang hanya terkadang saja mau belajar dirumah sendiri. Alasan mereka jarang belajar di rumah sendiri karena malas apalagi anak di zaman modern sekarang pasti sudah dipegangi HP oleh orang tuanya yang membuat anak tersebut menjadi malas belajar dirumah tetapi justru malah lebih suka main HP.

Mereka mengikuti bimbingan belajar dikarenakan nilainya yang sebelumnya atau waktu ulangan harian bahkan ujian mendapatkan nilai yang jelek atau dibawah rata-rata. “Iya, saya mengikuti bimbel ini karena nilai ujian saya jelek ketika disekolah” Ujar Gunung salah satu murid yang mengikuti bimbel. Ada juga yang mengikuti bimbingan belajar ini karena saat akan ujian nasional saja, jadi baginya dengan mengikuti bimbel ini dapat membantu usaha belajarnya sebelum adanya ujian nasional. Alasan lainya mengikuti bimbel karena tidak memahami materi ketika di sekolah dan mengikuti bimbel ini karena ingin menanyakan terkait materi yang belum dipahami di sekolah.

Manfaat atau tujuan mereka mengikuti bimbel karena jadi tidak merepotkan temanya dan bisa lebih mandiri saat mengerjakan tugas atau waktu ulangan harian. Lainya mengatakan bahwa dengan mengikuti bimbel dapat menambah ilmu dan memahami materi. “manfaat mengikuti bimbel ya dapat memahami materi yang sebelumnya tidak paham dan dapat meningkatkan prestasi yang lebih baik dari sebelumnya” Ujar Ganes temanya Gunung. Pengakuan mereka setelah mengikuti bimbel mendapatkan hasil positif karena nilai di kelas menjadi lebih baik dari sebelumnya waktu belum mengikuti bimbel

Bimbel yang dilaksanakan di Dusun Pendekan ini ada empat kali pertemuan dalam seminggu yaitu senin-jumat. Untuk biaya bimbel tidak dihitung dari tiap pertemuan melainkan dalam seminggu empat kali pertemuan hanya membayar 10 ribu saja. Tempat bimbel dilengkapi dengan fasilitas yang sederhana dengan adanya papan tulis kecil dengan spidol dan sebuah meja kecil untuk tempat anak-anak belajar saja. Karena menurut konselor atau pembimbing bimbel itu sendiri yang penting nyaman untuk anak-anak sudah cukup.

Menurut pembimbing yang mengajar bimbel penerapanya saat mengajarkan bimbel adalah dengan memberikan materi-materi saat mereka menanyakan meteri yang belum mereka pahami saat belajar di sekolah, dan Pengajar bimbel juga memberikan fasilitas kepada murid bimbel untuk menanyakan jika ada terkait tugas di sekolah atau pekerjaan rumah (PR). Saat mengajar murid SD lebih susah baginya daripada mengajar murid jenjang diatasnya seperti SMP/SMA. “Gini Mas, ini kan murid masih SD semua jadi mereka itu masih suka becanda atau celekekan istilahnya, terkadang susah untuk diberitahu” Ujar Pembimbing Bimbel tersebut.

Bimbingan belajar sangatlah diperlukan untuk anak-anak terutama pada jenjang Sekolah Dasar, bimbel sendiri merupakan kegiatan tambahan untuk siswa agar meningkatkan semangat belajarnya. Dengan adanya bimbel diharapkan dapat meningkatkan intensitas belajar dan dapat berprestasi lebih baik lagi dari sebelumnya.

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tokoh Sastrawan Indonesia, Nur Sutan Iskandar