Feature Biografi "Kisah Perjalanan Raditya Dika dari Seorang Penulis Harian sampai Menjadi Penulis Buku Best Seller"

 

Raditya Dika

(Sumber foto :  https://id.wikipedia.org/wiki/Raditya_Dika) 

Dika Angkasaputra Moerwani atau lebih dikenal dan dipanggil dengan Raditya Dika lahir di Jakarta pada 28 Desember 1984 sebagai anak pertama dari lima bersaudara dari tiga adik perempuan dan satu adik laki-laki, mereka terlahir dari pasangan orang tua bernama Joswi Natution dan Tetty Nasution. Nama Dika Angkasaputra Moerwani diganti menjadi Raditya Dika pada saat itu dia mengganti namanya saat masih SD karena dia menuliskan nama saat ujian dengan Raditya Dika bukan sesuai dengan akte kelahiran yaitu Dika Angkasaputra Moewarni bahkan sampai SMP dia juga terdaftar di sekolah dengan ijazah bertuliskan nama Raditya Dika semenjak itulah sampai sekarang dipanggil dengan nama itu. Raditya Dika sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia apalagi di kalangan anak muda sekarang, dengan hiburan kreatif dan karya-karyanya. Raditya Dika mulai aktif sebagai menulis di blog pada tahun 2002, dia juga dikenal sebagai penulis, komedian atau komika, produser dan sutradara film, serta aktor yang menginspirasi anak muda Indonesia. Radit juga menjadi youtuber Indonesia pertama yang berhasil meraih 1 juta subscribers di tahun 2014 dan bahkan sampai sekarang channel youtubenya masih aktif membuat hiburan dan juga tontonan informatif yang sekarang ini mencapai 9,5 juta subscribers.

Pada saat kecil Raditya pernah tinggal bersama Ibu di Mito Jepang sementara Ayah Raditya menetap di Indonesia untuk mengurusi bisnis, kemudian raditya kembali ke indonesia dan menempuh pendidikan di SMP Tarakanita 1 Jakarta, kecintaan Raditya Dika sebagai penulis ternyata diawali dengan kesukaanya membaca buku-buku dinosaurus dan buku mitologi yunani. Kebiasaan dari buku bacaan Radit itulah yang kemudian mempengaruhi gaya kepenulisan dan fokus pada komedi, Raditya menulis sejak kelas 4 SD dengan rajin menulis pengalaman keseharianya di buku galeri. Ada hasil tulisan Raditya yang saat itu terinspirasi dari film Disney “Beauty and The Beast” yang dia parodikan, banyak yang teerhibur dengan tulisan Raditya dan hal itu membuatnya sadar bawa cerita komedinya dapat membuat orang lain senang.

Waktu duduk di kelas 2 SMA 70 Jakarta Raditya mengembangkan minat menulisnya dalam blogger dan dapat dibilang Raditya menjadi generasi awal blogging Indonesia. Kegiatan bloggingnya terus berlanjut sampai dia melanjutkan pendidikanya di Australia dan berkuliah di Unliversity Of Aiderlaid dalam jurusan keuangan. Blog Raditya menjadi populer sehingga dia diberi penghargaan oleh Indonesia melalui Indonesian Blog Award pada tahun 2003 dan The Online Inspiring Award pada tahun 2009 yang diselenggarakan oleh Indosat.

(Gambar: Buku Koala Kumal karya Raditya Dika https://mizanstore.com/KOALA_KUMAL_55653) 

Karya Raditya pertama semenjak dia diterima oleh penerbit yaitu novel “Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh” pada tahun 2006, buku novel keluaran pertama Raditya sangatlah populer saat itu sehingga masuk kedalam best seller. Dari buku tersebut diadaptasi menjadi sebuah film pada tahun 2009. Kegemaran menulis Raditya cukup dibilang produktif sehingga buku keduanya rilis pada tahun 2006 yang berjudul Cinta Brontosaurus yang berisi kumpulan cerita pendek kisah cinta raditya yang dibalur dengan komedi khas miliknya. Novel ini kemudian diangkat ke film dan di rilis pada mei 2013 sampai tembus jajaran film Box Office Indonesia. Dalam waktu satu tahun setelah buku kedua kemudian Raditya merilis buku ketiganya yang berjudul “Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa” pada tahun 2007, kemudian setahunya kembali pada 2008 dia merilis buku keempatnya yang berjudul “Babi Ngesot: Datang Tak Diundang Pulang Tak Berkutang”. Buku kelima Raditya berjudul “Marmut Merah Jambu” ditahun 2010, “Manusia Setengah Salmon” ditahun 2011 kemudian diadaptasi film di tahun 2013 dengan jumlah penonton yang bisa dibilang fantastis di saat itu. Raditya baru merilis bukunya kembali di tahun 2015 berjudul “Koala Kumal” dan yang terbaru ditahun 2018 berjudul “Ubur-ubur Lembur”. Semua buku yang dirilis Raditya selalu masuk kedalam best seller dengan karya-karyanya yang dipercaya dapat menghibur.

Karena banyaknya karya yang dibuat film dan diperankan oleh Raditya, dia dengan pengalamnya yang sudah terjun dalam filem kemudian mulai memproduksi web series karyanya sendiri yang di unggah di channel youtubenya yang berjudul “Malam Minggu Miko” yang menontonkan situasi komedi. Pada web series ini Raditya berkerja keras dengan sebagai produser, penulis skenario. Selain di dunia film Raditya juga aktif di dunia stand up comedy, dan mulai membangun komunitas stand up comedy ditahun 2011. Dia menjadi salah satu tokoh penting yang mengawali dunia stand up comedy di Indonesia dan menjadi salah satu juri di pencarian bakat stand up comedy Indonesia. Kini Raditya sudah menikah dengan aktris Anisa Azizah pada tahun 2018 dan menjadi ayah dari dua orang anak. Raditya sampai sekarang masih aktif membuat konten yang kreatif dan informatif. Dan itulah perjalanan kisah cerita Raditya dika dari seorang penulis harian sampai menjadi penulis buku-buku best seller, kini dia menjadi sosok influencer yang dapat membawa pengaruh positif bagi anak muda untuk berkarya.


Sumber Referansi : 

1. Channel youtube Draw my life Indonesia "Raditya Dika"

2. https://www.infobiografi.com/biografi-dan-profil-lengkap-raditya-dika-penulis-novel-hingga-sutradara/



 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tokoh Sastrawan Indonesia, Nur Sutan Iskandar